RSUD Sambas terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan rujukan melalui optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE). Dalam rangka tersebut, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi SISRUTE pada Kamis, 30 April 2026, pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Manajemen RSUD Sambas. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang dan Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Keperawatan, Kepala Bidang dan Kepala Seksi Pengembangan Mutu dan Data Informasi, serta seluruh Kepala Ruangan (Karu) dan Ketua Tim (Katim) di masing-masing unit pelayanan.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat pada 13 April 2026 dalam agenda Akselerasi, Penilaian, dan Penerapan SISRUTE di Hotel Gajahmada Pontianak. Pada kegiatan tersebut, RSUD Sambas diberi kepercayaan untuk memaparkan best practice pelaksanaan SISRUTE, yang disampaikan oleh Direktur RSUD Sambas melalui perwakilan, yaitu Dian Rianti, A.Md.Gizi selaku Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Sambas. Hal ini menunjukkan komitmen aktif RSUD Sambas dalam mendukung implementasi sistem rujukan terintegrasi di tingkat regional.
Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan serta Kepala Bidang Pengembangan Mutu dan Data Informasi yang menekankan pentingnya implementasi sistem rujukan berbasis digital dalam mendukung pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Dalam arahannya disampaikan bahwa pemanfaatan SISRUTE bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan keselamatan pasien (patient safety) dan efisiensi pelayanan rujukan.
Selanjutnya, materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Medis yang mengulas secara komprehensif mengenai konsep dasar SISRUTE, termasuk pengertian, tujuan implementasi, serta pihak-pihak yang berperan dalam sistem tersebut. Selain itu, dipaparkan pula Standar Operasional Prosedur (SOP) rujukan keluar dan SOP penerimaan rujukan, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta pentingnya komitmen bersama dalam memastikan sistem ini berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sebagai hasil dari kegiatan ini, disepakati beberapa poin penting dalam pelaksanaan SISRUTE di RSUD Sambas. Seluruh proses rujukan pasien, baik ke maupun dari RSUD Sambas, wajib menggunakan aplikasi SISRUTE sebagai sistem utama, dengan aplikasi WhatsApp sebagai media pendamping komunikasi. Untuk rujukan keluar, pengisian data SISRUTE menjadi tanggung jawab ruangan yang mengirim pasien, dengan penanggung jawab penggunaan aplikasi adalah dokter jaga bersama perawat atau bidan jaga.
Selain itu, ditegaskan bahwa pengisian data dalam aplikasi harus dilakukan secara lengkap dan akurat. Dalam hal respon pelayanan, ditetapkan standar waktu yaitu respon awal terhadap rujukan kurang dari 5 menit, serta keputusan diterima atau tidaknya rujukan diberikan dalam waktu kurang dari 30 menit. Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya optimalisasi penggunaan SISRUTE.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di RSUD Sambas memiliki pemahaman yang sama serta komitmen yang kuat dalam mengimplementasikan SISRUTE secara konsisten, sehingga sistem rujukan yang terintegrasi dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh.