Sambas, 17 Juni 2026 – RSUD Sambas bekerja sama dengan UPT Pelatihan Kesehatan (UPELKES) Provinsi Kalimantan Barat berhasil menyelenggarakan Workshop In House Training (IHT) Kegawatdaruratan dan Resusitasi pada Bayi dan Anak yang berlangsung di Aula Santika RSUD Sambas pada Rabu (17/06/2026). Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Workshop ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan bidan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas, termasuk tenaga kesehatan dari RSUD Sambas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, jajaran manajemen RSUD Sambas, narasumber, moderator, serta para tenaga kesehatan yang berkomitmen meningkatkan kompetensi pelayanan kegawatdaruratan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur RSUD Sambas, Susanty, S.Si.Apt.M.E. Dalam sambutannya, Direktur menyampaikan bahwa kegawatdaruratan dan resusitasi pada bayi dan anak merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh setiap tenaga kesehatan karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Sambas menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang menunjukkan semangat tenaga kesehatan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan profesionalnya.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kasus kegawatdaruratan serta melakukan resusitasi pada bayi dan anak sesuai standar pelayanan yang berlaku. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Direktur RSUD Sambas dalam sambutannya.
Workshop menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang kesehatan anak, yaitu dr. Zulkarman, Sp.A dan dr. Yenni Radjali, Sp.A. Para peserta mendapatkan pembaruan ilmu pengetahuan mengenai penatalaksanaan kegawatdaruratan bayi dan anak serta pelatihan keterampilan resusitasi yang dapat diterapkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.
RSUD Sambas menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua narasumber atas dedikasi, ilmu, dan pengalaman yang telah dibagikan kepada seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan kegawatdaruratan bayi dan anak.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada UPT Pelatihan Kesehatan (UPELKES) Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan, kerja sama, dan kontribusinya dalam penyelenggaraan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik dan setiap peserta dapat terdaftar dalam Satu Sehat dan mendapatkansertifikat dari LMS Pelataran sehat Kemenkes RI dengan akreditasi Madya . semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Sambas.
Melalui kegiatan ini, RSUD Sambas kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan yang terus berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kesehatan guna mewujudkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.